
Komitmen membangun budaya literasi terus diwujudkan oleh Perpustakaan Putri STIS Hidayatullah melalui penyelenggaraan Lomba Resensi Buku yang berlangsung sejak 11 Mei hingga 25 Juni 2026. Sebagai puncak kegiatan, penyerahan hadiah kepada para pemenang dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026, sebagai bentuk apresiasi atas semangat mahasiswi dalam mengembangkan kemampuan membaca, berpikir kritis, dan menuangkan gagasan melalui tulisan.
Ustadzah Antria Susilawati, S.H., M.E selaku pustakawan Perpustakaan Putri STIS Hidayatullah menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, lomba ini menjadi upaya menghadirkan budaya membaca yang lebih hidup di lingkungan kampus. Di tengah derasnya arus informasi digital, mahasiswa diharapkan tetap menjadikan buku sebagai sumber ilmu yang mampu membentuk keluasan wawasan, kedalaman berpikir, serta kemampuan menganalisis sebuah persoalan secara objektif.
Dalam sambutannya, Ustadzah Antria Susilawati, S.H., M.E menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu strategi perpustakaan untuk meningkatkan minat baca sekaligus melatih kemampuan akademik mahasiswi.
“Melalui lomba resensi buku ini, kami ingin mengajak mahasiswi agar tidak hanya membaca, tetapi juga mampu memahami isi buku, mengkritisi gagasan penulis, kemudian menyampaikannya kembali dalam bentuk tulisan yang sistematis. Harapannya, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi menjadi ruang lahirnya budaya literasi yang kuat di STIS Hidayatullah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara I diraih oleh Sinta Sofiana, mahasiswi Semester VIII Program Studi Hukum Keluarga (HK). Juara IIndiraih Nida Rahmatillah, mahasiswi Semester VI Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), sedangkan Juara III diraih Nurul Mau’nah, mahasiswi Semester VI Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Ketiganya dinilai mampu menyajikan resensi yang tidak hanya memenuhi kaidah penulisan, tetapi juga memperlihatkan pemahaman yang mendalam terhadap isi buku yang diulas.
Sinta Sofiana mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, proses menyusun resensi memberikan pengalaman berharga karena mengajarkannya untuk membaca lebih teliti, memahami isi buku secara menyeluruh, lalu menyampaikan kembali pesan-pesan penting dengan bahasa yang mudah dipahami.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi juara pertama. Lomba ini memotivasi saya untuk lebih mencintai kegiatan membaca karena ternyata setiap buku menyimpan banyak pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar semakin banyak mahasiswi yang terbiasa membaca dan menulis,” ungkap Sinta.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Perpustakaan Putri STIS Hidayatullah kembali mengingatkan bahwa perubahan besar selalu diawali dari satu halaman yang dibaca dengan sungguh-sungguh. Sebab, ketika budaya membaca tumbuh di hati setiap mahasiswi, akan lahir generasi yang bukan hanya kaya ilmu, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi umat melalui setiap gagasan dan karya yang ditorehkannya.
Antria || STIS Hidayatullah



