BABTH Goes to Campus: Mahasiswi STIS Hidayatullah Kalimantan Timur Mengenal Profesi Hukum Lebih Dekat

stishid.ac.id-LBH(Lembaga Bantuan Hukum) Hidayatullah Kalimantan Timur menyelenggarakan program BABTH Goes to Campus dengan tema “Mengenal Dunia Profesi Hukum sebagai Pilar Penegakan Keadilan” pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Aula STIS Hidayatullah Putri. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswi semester 8 dari Program Studi Hukum Keluarga (HK) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai profesi hukum serta peran pentingnya dalam menjaga keadilan masyarakat.Acara diisi oleh Khairunnisa, S.H., C.Neg, yang membawakan materi tentang berbagai jenjang karier hukum, praktik profesional di lembaga hukum, serta etika dan tanggung jawab seorang praktisi hukum dalam menegakkan keadilan.“Profesi hukum bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi sebuah panggilan untuk menegakkan keadilan, melindungi hak-hak masyarakat, dan memastikan sistem hukum berjalan secara benar. Mahasiswi perlu memahami peran ini sejak dini agar dapat mempersiapkan diri dengan matang untuk dunia profesional,” ujar Khairunnisa, S.H., C.Neg.Para Mahasiswi semester 8 HK dan HES menyampaikan antusiasme mereka selama sesi berlangsung. Salah satu mahasiswi Nur Syamsiah menuturkan bahwa “Acara ini membuka mata saya tentang tantangan dan tanggung jawab yang akan kami hadapi di dunia hukum. Mendengar langsung pengalaman dari praktisi membuat kami lebih termotivasi untuk belajar, sekaligus memahami bagaimana profesi hukum berkontribusi dalam menegakkan keadilan. Ini pengalaman yang berharga dan inspiratif bagi kami semua.”Kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman profesi hukum sejak bangku kuliah, mempersiapkan mahasiswi untuk menghadapi dunia profesional dengan integritas, kompetensi, dan kesadaran sosial. Dengan interaksi langsung antara praktisi dan mahasiswa, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga perspektif nyata dari praktik hukum di lapangan.Program BABTH Goes to Campus di STIS Hidayatullah Kalimantan Timur ini diharapkan dapat menjadi awal yang kuat bagi para mahasiswi dalam menapaki karier hukum, menumbuhkan semangat profesionalisme, dan membekali mereka dengan pemahaman bahwa setiap langkah di dunia hukum memiliki dampak yang luas bagi masyarakat. Sebuah pengalaman yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga meninggalkan kesan personal yang membekas di hati setiap peserta.Antria