
stishid.ac.id— Suasana pagi di depan kampus STIS Hidayatullah Balikpapan pada Senin, 18 Mei 2026, kembali dipenuhi semangat para mahasiswi dalam kegiatan apel pagi rutin. Kegiatan kali ini diisi oleh Ustadzah Siti Sholekhah yang menyampaikan materi tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi perubahan sebagai bekal menuju kesuksesan.
Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas harian, melainkan bagian dari proses tarbiah yang membentuk karakter dan kedisiplinan mahasiswi. Menurutnya, kedisiplinan lahir dari konsistensi dan kesungguhan dalam melatih diri setiap hari.
“Apel bukan hanya hadir dan berdiri bersama, tetapi latihan membangun jiwa disiplin. Ternyata kita mampu datang ke kampus sebelum jam 7 jika ada kesungguhan untuk bermujahadah. Disiplin itu diciptakan dari konsistensi,” ujar Ustadzah Siti Sholekhah dalam tausiyahnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang terus dijaga. Mulai dari disiplin bangun tidur, disiplin menjaga kerapian tempat tidur, hingga disiplin mengatur waktu belajar dan aktivitas harian.
Selain itu, beliau menyampaikan tiga poin penting yang harus dimiliki seorang mahasiswa, yaitu disiplin, terbuka terhadap perubahan, dan memiliki rasa tanggung jawab. Menurutnya, lingkungan pertemanan dan saudara seperjuangan juga menjadi faktor penting yang membantu seseorang terus bertumbuh dan saling mengingatkan dalam kebaikan.
“Tidak ada kata terlambat untuk berubah menuju kesuksesan. Mahasiswa identik dengan buku dan ilmu. Karena itu fokuslah pada tujuan di setiap tahun perkuliahan agar langkah kita tetap terarah,” tambah beliau.
Kegiatan apel pagi tersebut juga memberikan kesan mendalam bagi para mahasiswi. Salah satunya disampaikan oleh mahasiswi semester 8 Program Studi Hukum Keluarga, Nur Hanifah Rahmawati. Ia mengaku termotivasi dengan materi yang disampaikan karena mengingatkannya pentingnya menjaga semangat hingga akhir masa perkuliahan.
“Materi pagi ini sangat mengingatkan kami bahwa disiplin bukan hal besar yang langsung terbentuk, tetapi dimulai dari kebiasaan kecil yang terus dilakukan. Sebagai mahasiswi tingkat akhir, saya merasa diingatkan kembali untuk tetap fokus pada tujuan dan tidak menunda perubahan menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Apel pagi berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari seluruh peserta. Di tengahB kesibukan perkuliahan dan aktivitas kampus, momen sederhana seperti apel pagi menjadi ruang untuk saling menguatkan, menata kembali niat belajar, serta menumbuhkan semangat agar terus istiqamah dalam proses menuntut ilmu.
Siti Sholekhah



