Safari PMB STIS Hidayatullah di Sulawesi Tengah Berujung Hangatnya Reuni Alumni Bersama Dosen

stishid.ac.id- Rangkaian safari Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah yang berlangsung pada 5–9 Mei 2026 di berbagai wilayah Sulawesi Tengah menghadirkan suasana yang tidak hanya penuh semangat dakwah pendidikan, tetapi juga sarat kehangatan silaturahmi antaralumni dan para dosen.

Kegiatan tersebut awalnya difokuskan untuk memperkenalkan STIS Hidayatullah kepada para pelajar, santri, dan masyarakat di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah. Namun di tengah perjalanan safari, agenda tersebut berkembang menjadi momen reuni yang mempertemukan kembali alumni STIS Hidayatullah dengan para asatidz dan dosen kampus.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para alumni yang kini telah tersebar di berbagai daerah tampak antusias menyambut kedatangan rombongan kampus. Sebagian di antara mereka bahkan rela menempuh perjalanan cukup jauh demi dapat kembali bertemu dengan para dosen yang dahulu membina mereka selama masa perkuliahan.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai cerita perjuangan dakwah, pengalaman pengabdian di tengah masyarakat, hingga kenangan masa kuliah kembali menghidupkan suasana kebersamaan. Tidak sedikit alumni yang menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali berkumpul bersama keluarga besar STIS Hidayatullah.

Ketua PMB STIS Hidayatullah, menyampaikan bahwa safari PMB di Sulawesi Tengah memberikan kesan tersendiri karena mampu mempererat hubungan emosional antara kampus dan alumni.

“Kami berangkat dengan tujuan sosialisasi kampus, namun Allah pertemukan kami dengan banyak alumni di berbagai daerah. Ini menjadi momen yang sangat berharga karena silaturahmi kembali terjalin dengan hangat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan alumni di tengah masyarakat menjadi bukti nyata proses pengkaderan yang selama ini dijalankan oleh STIS Hidayatullah.

“Para alumni hari ini telah berkiprah di medan dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Kehadiran mereka menjadi penyemangat sekaligus bukti bahwa kaderisasi harus terus dilanjutkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua STIS Hidayatullah, menilai bahwa hubungan antara kampus dan alumni merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan dakwah.

“Alumni adalah bagian dari wajah kampus di tengah masyarakat. Ketika mereka tetap menjaga hubungan dengan almamater, maka nilai-nilai perjuangan dan pengkaderan akan terus hidup,” tuturnya.

Ia juga berharap agar silaturahmi seperti ini dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun jaringan dakwah dan pendidikan Islam di berbagai daerah Indonesia.

Safari PMB STIS Hidayatullah di Sulawesi Tengah pun tidak hanya meninggalkan jejak sosialisasi pendidikan, tetapi juga menghadirkan kembali kenangan, ukhuwah, dan semangat perjuangan yang telah lama terbangun di lingkungan kampus.

Abana/STIS Hidayatullah