
stishid.ac.id- Semangat Ramadhan tak hanya terasa dalam lantunan tilawah dan ibadah, tetapi juga dalam geliat intelektual kampus. Pada 5 Ramadhan 1447 H (23 Februari 2026), STIS Hidayatullah Balikpapan menggelar kegiatan penguatan penelitian dosen secara daring sebagai bagian dari semarak Ramadhan kampus.
Kegiatan ini diikuti puluhan dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang antusias menyambut momentum bulan suci dengan meningkatkan kualitas akademik. Herianto selaku Ketua LPPM STIS Hidayatullah Balikpapan, forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi riset.
Dalam pemaparannya, Herianto menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan transformasi.
“Kalau Ramadhan mampu menguatkan ruhiyah kita, maka ia juga harus menguatkan intelektualitas kita. Dosen STIS tidak cukup hanya mengajar, tetapi juga wajib meneliti, menulis, dan melahirkan gagasan yang memberi dampak bagi umat,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan penelitian dosen menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu kampus, memperkuat akreditasi, serta membangun reputasi akademik yang berdaya saing.
LPPM pun berkomitmen menghadirkan pendampingan proposal, fasilitasi publikasi ilmiah, dan kolaborasi riset berkelanjutan.Suasana daring terasa hangat dan penuh semangat.
Diskusi yang hidup menunjukkan bahwa Ramadhan benar-benar menjadi energi baru bagi kebangkitan budaya riset di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, STIS Hidayatullah Balikpapan menegaskan bahwa semarak Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang kontribusi intelektual—menguatkan kualitas dosen, memperkokoh institusi, dan menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat.
PMB 2026/2027 telah dibuka! Mari bergabung bersama kampus yang memadukan semangat spiritual dan kekuatan intelektual dalam satu langkah peradaban.
abana/Media STIS Hidayatullah Balikpapan



