
stishid.ac.id – Rapat Kerja (Raker) STIS Hidayatullah Balikpapan Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (4–5/2/2026), menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerak institusi selama satu tahun ke depan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin kelembagaan, tetapi diposisikan sebagai ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan langkah, serta meneguhkan komitmen dalam mengelola amanah pendidikan tinggi Islam.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi atas pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya sekaligus sebagai ikhtiar perencanaan yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Raker menjadi forum penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program yang dirumuskan selaras dengan visi kelembagaan, kebutuhan akademik, serta tantangan pengelolaan perguruan tinggi Islam ke depan.
Raker tersebut diikuti oleh seluruh dosen putra dan putri STIS Hidayatullah Balikpapan. Seluruh peserta terlibat aktif dalam pembahasan dan penyusunan program kerja yang diharapkan mampu menjawab tantangan akademik sekaligus penguatan nilai keislaman di lingkungan kampus.Dalam suasana yang khidmat namun dialogis, Raker diawali dengan pengantar umum tentang urgensi perencanaan yang terarah dan berorientasi nilai. Forum ini menjadi ajang refleksi atas capaian sebelumnya sekaligus penajaman strategi ke depan agar setiap bidang bekerja dalam satu irama kelembagaan.
STIS Hidayatullah Balikpapan memikul tanggung jawab besar dalam mencetak kader yang kokoh akidahnya, matang keilmuannya, serta berakhlak dalam pengabdian. Hal inilah yang menjadi benang merah dalam setiap pembahasan program kerja yang dirumuskan dalam Raker.
Ustadzah Ummi Salami, S.H.I., M.H. menegaskan bahwa orientasi program kerja tidak boleh berhenti pada capaian administratif semata. Menurutnya, ruh pendidikan Islam harus senantiasa hadir dalam setiap kebijakan dan aktivitas kampus.“Program kerja yang kita susun hari ini harus berdampak pada pembentukan karakter mahasiswi, penguatan nilai keislaman, dan kontribusi nyata bagi umat serta lembaga Hidayatullah. Administrasi itu penting, tetapi nilai dan ruh perjuangan jauh lebih utama,” tegas Ustadzah Ummi Salami.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur civitas akademika secara aktif dan bertanggung jawab. Raker, menurutnya, bukan ruang formalitas, melainkan wadah ikhtiar kolektif untuk melahirkan gagasan-gagasan terbaik demi kemajuan lembaga.
Sepanjang sesi diskusi, berbagai masukan, kritik, dan gagasan disampaikan secara terbuka. Dalam forum tersebut, setiap bidang menyusun dan mempresentasikan program kerjanya masing-masing, meliputi Bidang I Akademik, Bidang II Keuangan dan Umum, serta Bidang III Pengkaderan. Setiap pandangan diposisikan sebagai bagian dari ikhtiar bersama, bukan kepentingan sempit unit tertentu. Semangat sinergi dan saling percaya menjadi warna dominan dalam forum tersebut.
Ketua STIS Hidayatullah Balikpapan, Ustadz M. Rizky Kurnia Sah, S.H.I., M.E., dalam penutup Raker menyampaikan pesan reflektif terkait peran dosen dalam menjaga mutu akademik. Ia menekankan pentingnya pemenuhan “syarat perlu” sebagai fondasi pengembangan institusi. “Dosen harus memaksimalkan syarat perlu. Maksudnya adalah meningkatkan kompetensi dosen dalam penelitian, pengajaran, dan evaluasi. Ini fondasi dasar yang tidak bisa ditawar jika kita ingin kampus ini terus bertumbuh,” ujar Ustadz Rizky.
Menurutnya, peningkatan kualitas dosen akan berdampak langsung pada mutu lulusan dan kredibilitas institusi. Oleh karena itu, program kerja yang disusun harus memberikan ruang penguatan kapasitas dosen secara berkelanjutan.
Ia juga berharap agar Raker ini menjadi titik temu yang konstruktif dan partisipatif, di mana setiap gagasan dipersembahkan dengan keikhlasan untuk kemajuan bersama. Keberhasilan STIS Hidayatullah, lanjutnya, adalah hasil dari kerja kolektif seluruh elemen kampus.
Raker STIS Hidayatullah Balikpapan Tahun 2026 pun ditutup dengan doa dan harapan agar setiap keputusan yang dihasilkan mendapat bimbingan dan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seluruh peserta meninggalkan forum dengan semangat baru untuk mengimplementasikan program kerja yang telah disepakati.
Dengan terselenggaranya Raker ini, STIS Hidayatullah Balikpapan meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai, karakter, dan pengabdian. Harapannya, setiap langkah yang direncanakan dan dilaksanakan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Qonita/MediaSTIS✨️



