Pemberian Penghargaan Lomba Review dan Resensi Buku Perpustakaan STIS Hidayatullah Balikpapan

Senin 08 Desember 2025 pada Apel Pagi Penanggungjawab Perpustakaan mengumumkan tiga mahasiswi terbaik dalam Lomba Review Buku yang mana buku langsung direkomendasikan dari Perpustakaan yang berjudul Pendidikan Kaum Tertindas karya Paulo Freire. Lomba ini diselenggarakan sebagai bagian dari program literasi kampus yang bertujuan meningkatkan budaya membaca, kemampuan analisis, dan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu-isu pendidikan dan sosial.

Peserta diwajibkan membuat ulasan sepanjang 750–1500 kata dengan format penulisan standar akademik, serta mengikuti rubrik penilaian meliputi pemahaman terhadap gagasan Paulo Freire (25%), kemampuan analisis dan refleksi kritis (30%), orisinalitas (20%), relevansi dengan konteks pendidikan Islam/Indonesia (15%), serta bahasa dan kerapian format (10%).

Setelah melalui proses penilaian penanggung jawab acara menetapkan tiga pemenang terbaik:Juara 1 diraih oleh Khusnul Khatima dari Semester 7 Prodi Hukum Ekonomi Syariah. Hasil reviewnya dinilai menonjol melalui kejelasan struktur dan kekuatan dalam menjelaskan konsep penyadaran kritis (conscientization). Ia berhasil menghubungkan pemikiran Freire dengan pandangan Al-Ghazali mengenai pendidikan dan pembentukan akhlak.

Juara 2 diraih oleh Mellisa Putri Ananda dari Semester 5 Prodi Hukum Mellisa menghadirkan perspektif yang lebih luas dengan memasukkan analisis kontemporer, kritik sosial, serta relevansi moral. Ia juga menghubungkan pendidikan pembebasan dengan keteladanan Rasulullah sebagai pendidik dialogis.

Juara 3 diraih oleh Mutirara Hikmah Fajar dari Semester 5 Prodi Hukum Hukum Keluarga hasil reviewnya dinilai komprehensif dengan analisis mendalam mengenai konsep humanisasi, pendidikan gaya bank, dialog, serta relevansi pemikiran Freire dengan pendidikan Islam. Tulisan sistematis, argumentatif, dan memiliki kekuatan refleksi yang kuat.

Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah turut serta. “Lomba ini bukan hanya kompetisi, tetapi ruang pembelajaran. Kami melihat kualitas refleksi mahasiswa semakin matang dari tahun ke tahun,” ujar Penanggungjawab Perpustakaan Antria Susilawati. Karya juara 1 akan dipublikasikan melalui Instagram resmi perpustakaan STIS dan pemberian sovenir menarik bagi para partisipasi yang mengikuti kegiatan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan literasi akademik.

Melalui kegiatan seperti ini, perpustakaan STIS berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang lebih kritis dalam membangun semangat membaca, mengulas dan menulis.

Wasan/MediaSTIS