Tingkatkan Manajemen Riset, LPPM STIS Hidayatullah Hadiri Lokakarya Peningkatan Manajemen Riset dan Publikasi Ilmiah Tahun 2019

STIS HID – Dalam rangka Peningkatan Pemanfaatan E-Journal sebagai penguatan sistem riset dan publikasi, LPPM STIS Hidayatullah pada hari Jum’at (30/08/2019) mengikuti Lokakarya Peningkatan Manajemen Riset dan Publikasi Ilmiah tahun 2019 di Samarinda. Kegiatan ini dilaksanakan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Provinsi Kalimantan Timur bersama Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia.

Materi dalam lokakarya terfokus pada tiga system manajemen, yaitu Kebijakan dan Manajemen Riset, Manajemen Referensi Ilmiah, dan Pemanfaatan Perangkat Penunjang Publikasi Ilmiah. Materi-materi tersebut masing-masing diseminarikan oleh Yulianti,S.Sos, M. Ikom (Universitas Padjajaran), Amirul Ulum, M.IP (Univeristas Surabaya), dan Chandra Pratama Setiawan, S.IIP., M.Sc (Universitas Kristen Petra).

Ketua LPPM STIS Hidayatullah, Herianto Muslim, seusai hasil lokakarya menerangkan tentang pentingnya keberadaan e-journal perguruan tinggi untuk diakses, karena berperan penting untuk berbagai aktivitas yang berkaitan dengan peneltian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya bagi perguruan tinggi.
Hal tersebut didasari dari sambutan dari Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Universitas Mulawarman, Bohari Yusuf saatmembuka acara lokakarya. Bohari menyampaikan bahwa saat ini output publikasi sudah cukup baik namun tidak pada sisi outcomenya.

“Hal ini ke depan perlu diantisipasi bersama karena di dalam indikator pemeringkatan pun porsi outcome lebih tinggi dari sebuah output apalagi input. Outcome yang dimaksud adalah hilirisasi produk kemudian pengabdian masyarakat, dan inovasi. Sementara saat ini kita masih berada pada peningkatan output publikasi ilmiahnya saja ” katanya. Aspek demikian, menurutnya adalah sebuah tantangan bersama yang harus dihadapi terlebih era teknologi yang saat ini sedang berlangsung.

Kepala Seksi Jurnal Ilmiah Internasional, Kemenristekdikti RI, Lutfi Ilham Ramdhani menyatakan pada tahun 2019 ini, dari segi kuantitas Indonesia sudah mencapai peringkat pertama di ASEAN dari sisi publikasi. Meksi begitu sebutnya, dari segi kualitas masih sedikit artikel yang disitasi dibandingkan negara – negara di ASEAN lainnya.
“Kebanyakan dari kita untuk publikasi yaitu lebih banyak di prosiding dari pada di jurnal, apabila kita merujuk data statistik. Oleh karena itu melalui lokakarya ini diharapkan selain dapat meningkatkan kuantitas namun dapat pula meningkatkan kualitas,” harapnya.

Lokakarya yang berlangsung di Selyca Mulia Hotel tersebut diikuti oleh 60 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Wilayah Kalimantan Timur dari unsur Pustakawan, dosen hingga Peneliti. Partisipasi STIS Hidayatullah diikuti langsung oleh Ketua LPPM, Herianto Muslim dan Rizky Kurnia yang berkapasitas sebagai salah satu anggota pengelola perpustakaan. (adm/STISHid)

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp