STIS Semarakkan Ramadhan dengan Dakwah ke Pelosok

stis-2xoca7ornl3j2e2w9pj5kw
Stishid.ac.id – Liburan semester tak berarti santai apalagi berleha-leha bagi mahasiswa Muslim. Ada banyak karya dan manfaat yang bisa dibagi di masa lowong kuliah tersebut.
 
Demikian tekad mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Putri yang diwakili oleh mahasiswa semester enam. Selama tiga bulan ke depan (Juni-Agustus 2017), mereka menjalani program Praktik Kuliah Dakwah (PKD) di sejumlah pelosok nusantara.
 
“Alhamdulillah, ini program yang kami tunggu. Liburan semester bisa dimaksimalkan dengan karya bermanfaat insyaAllah,” ucap Siti Maisaroh, mahasiswi asal Madura, Jawa Timur.
 
Menurut Maisaroh, Program PKD tersebut semacam praktik dakwah, juga sekaligus uji kemampuan dan mengaplikasikan ilmu yang dipelajari selama ini.
 
“Iya, belajar itu tak mesti di ruang kelas. Sekarang ini masanya belajar dalam bentuk praktik dakwah di lapangan,” ujar Maisaroh yang ditugaskan PKD di Mamuju, Sulawesi Barat itu.

Baca: Puluhan Mahasiswi STIS Dikirim berdakwah

 
Dalam acara Pelepasan Mahasiswa Program PKD, Wakil Ketua (Waka) IV Bidang Kemahasiswian, ustadz Kusnadi, juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak Muslimah dalam berinteraksi dengan masyarakat.
 
Menurut Kusnadi, pertama kali dinilai masyarakat adalah akhlaknya. Jika akhlak seorang daiyah (pendakwah) itu bagus, biasanya umat jadi mudah diajak kepada kebaikan. Sebaliknya, meski orang itu mengajak kepada kebaikan tapi tidak disertai dengan akhlak, maka umat malah menjauh dan tidak percaya terhadap ajakan itu.
 
“Dakwah kepada siapa pun, utamakan akhlak dan keteladanan,” pesan Kusnadi menasihati dalam acara yang digelar di Aula “Marfuah” STIS Hidayatullah Putri, beberapa waktu lalu.
 
Diketahui, untuk program PKD tahun 2017, STIS Hidayatullah Putri kali ini menerjunkan 39 orang mahasiswi yang disebar ke  tak kurang dari 30 titik dakwah di berbagai pelosok.
 
Mulai dari PPU, Bontang, Melak, Berau di Kalimantan Timur hingga ke ujung Tarakan dan Nunukan di Kalimantan Utara, dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
 
Selanjutnya mereka juga disebar merata di sejumlah kota/kabupaten di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Untuk daerah Indonesia Barat, beberapa titik juga ditempati PKD, di antaranya Bangka Belitung, Bekasi, dan Sukabumi, Jawa Barat.*/ admin STIS
 

Leave us a Comment