Ujian Skripsi, Jihad Ilmiah Mahasiswa STIS Membangun Peradaban Islam

5c5ae3c9-e90a-457e-a7ad-b5ae0c7e1c22
Tim penguji skripsi STIS Hidayatullah berpose bersama usai sidang munaqasyah selesai

Stishid.ac.id – Menandai pertengahan bulan Sya’ban, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah menggelar ujian skripsi bagi 49 orang mahasiswa tingkat akhir STIS.

Ujian yang dikenal dengan Sidang Munaqasyah Skripsi itu diselenggarakan di tiga lokasi berbeda secara serentak. Yakni, kantor Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Hidayatullah, Aula Pertemuan “Amin Baharun” dan Aula Pertemuan “Marfuah”. Dua lokasi terakhir masing-masing berada di gedung STIS Putra dan STIS Putri.
Dalam kegiatan yang bertajuk “Jihad Ilmiah untuk Membangun Peradaban Islam” tersebut, STIS menghadirkan tiga orang penguji dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Masing-masing Prof. Dr. Akh Fauzi Aseri, M.A., Drs. Amin Jamaluddin, M.A., dan Dr. Nor Ipansyah, M.Ag. Penguji selainnya berasal dari STIS Hidayatullah sendiri.
Menurut Prof. Fauzi, ujian itu sudah langganan mahasiswa selama perkuliahan. Untuk mengukur apakah mahasiswa menguasai materi atau tidak, pahamnya berkembang atau tidak. “Jadila takhaf  wa la tahzan,” jelas Prof. Fauzi dalam pengantarnya sebelum sidang dimulai.
Di hadapan mahasiswa teruji, Ketua Koordinasi Perguruan Tinggi Islam (Kopertais) XI Kalimantan tersebut menerangkan bahwa ujian skripsi adalah pintu awal untuk mendalami ilmu-ilmu yang ada. “Ilmu itu dalam makanya digali. Dibutuhkan ilmu dan inovasi terus menerus buat menjalani kehidupan ini dengan baik,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan (LPP) Hidayatullah, Abdul Ghofar Hadi mengingatkan, ada permasalahan yang lebih berat bagi sarjana daripada sekadar menghadapi ujian skripsi.
“Ujian di ruang sidang itu jauh lebih mudah dari menjawab tantangan riil persoalan di masyarakat,” pungkas Abdul Ghofar yang jadi penguji di Ruang Aula Pertemuan “Marfuah” STIS Hidayatullah Putri.

 

Untuk diketahui, untuk tahun ajaran  baru 2017 ini, STIS Hidayatullah sudah siap membuka dan menerima pendaftaran untuk Program Studi (Prodi) baru, yaitu Hukum Ekonomi Syariah (HES). Sebelumnya STIS fokus mengantar lulusannya untuk mendalami Prodi Hukum Islam atau Ahwal Syakhshiyyah. */ admin STIS

Baca juga: Berita Ujian Skripsi STIS Hidayatullah 2016

Baca juga: Berita Ujian Skripsi STIS Hidayatullah 2015

Leave us a Comment