LPP Hidayatullah Balikpapan Gelar Manasik Haji Santri

manasik haji lpph 2
Sebagian peserta pelatihan manasik haji terlihat mengibarkan bendera negara Muslim Palestina (foto: Febryan)

STISHID- Mengambil spirit ibadah haji, Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan (LPP) Hidayatullah Balikpapan menggelar pelatihan Manasik Haji, hari Sabtu, 11-9-2016.

Acara dipusatkan di lapangan depan Asrama Santri Darul Arqam, Jl. Mulawarman Rt. 25 Teritip Balikpapan. Selain diikuti mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS), kegiatan manasik juga disesaki oleh 500 orang santri Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra, Balikpapan.
Menurut Ketua LPP Hidayatullah, Abdul Ghofar Hadi, kegiatan manasik dimaksudkan sebagai pengenalan lebih jauh tentang tata cara ibadah haji yang menjadi rukun Islam kelima tersebut. “Selama ini santri sudah belajar teori syariat haji. Sekarang ini praktiknya, biar lebih paham,” ucap Abdul Ghofar.
Acara berlangsung sekitar dua jam lebih dan dipandu langsung oleh Trainer Manasik Haji dan Umrah, H. Hamudi, S.H.I. Sebagian tampak memakai pakaian ihram dan sebagian lagi keliatan rapi dengan paduan baju putih celana putih.
Sebelumnya, beberapa titik di sekitar asrama disulap menjadi Masya’ir al-Haram (daerah-daerah yang berkenaan ibadah haji). Sebut misalnya, di tengah lapangan berdiri miniatur Ka’bah yang berlapis kain Kiswah. Tak jauh dari Ka’bah yang menjadi pusat tawaf, terdapat “Bukit Shafa” dan “Marwah” untuk latihan ibadah Sa’i.
Selain itu ada lokasi “Mina” dan “Muzdalifah” serta “Arafah” yang diletakkan berurutan dari lokasi “Ka’bah”. Tak ketinggalan ada tiga tempat Jamarat untuk para jamaah haji yang melontar jumrah nanti.
Dalam pantauan langsung media stishid, ratusan peserta tersebut dibagi ke dalam beberapa rombongan atau negara. Mulai dari Arab Saudi, Mesir, Pakistan, Palestina, Indonesia, Brunei, Malaysia, hingga Turki.
“Iya, jadi kami mengkondisikan, hingga sejak awal santri punya gambaran jelas seperti apa kondisi ibadah haji itu,” ungkap ustadz yang belasan tahun menjadi muthawwif(pemandu haji dan umrah).
“Siapa saja yang bertalbiyah dengan semangat dan sungguh-sungguh, didoakan semoga bisa naik haji nanti,” ungkap Hamudi menyemangati para santri dan mahasiswa.
“Semoga pembelajaran sederhana ini menjadi asbab bagi seluruh santri dimudahkan berkunjung ke Baitullah,” ucap Hamudi berharap.
Untuk diketahui, LPP Hidayatullah Balikpapan menggelar dua kali acara manasik haji. Bedanya, untuk kali kedua tersebut dikhususkan bagi seluruh santri putri Hidayatullah. 

 

“Pelaksanaannya terpisah antara santri putra dan putri. Jadi mereka tidak bercampur insya Allah,” tutup Abdul Ghofar.

 
Labbaika allahumma labbaik.
Labbaika la syarika laka labbaik.
Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk.

 

La syarika laka. */Djaulah/STISHID


Berita ini juga dapat dibaca melalui Android. Segera Update aplikasi STISHID untuk Android . Install/Update Aplikasi STISHID Android Anda Sekarang !

Leave us a Comment